Bismillahirrahmanirrahim,
Sejauh ini, vendor yang saya survey alias saya datangi langsung adalah vendor yang sudah saya keruk informasinya lewat website mereka. Kalau saya cocok ya saya datangi, kalau enggak ya lupakan. Jadilah saya sudah tahu tempat mana saja yang saya harus datangi.
Menjelang berakhirnya waktu saya di Jogja, saya dan Ibuk pergi ke salah satu vendor yang rencananya akan jadi calon vendor yang mengurus dekorasi gedung dan rias pengantin. Di sana kami lihat-lihat baju. Ada baju untuk pengantin, karena saya pakai jilbab jadilah pilihannya ada kebaya atau gamis. Tapi kata si embak vendor itu, kalau misal nggak ada yang cocok bisa jahitin tapi pakai biaya sewa yang lebih mahal, jadi bajunya dibikin buat pengantinnya tapi abis itu jadi hak milik vendor. Mungkin ini solusi buat calon manten yang kepikiran pengen jahit baju sendiri tapi takut sayang karena sekali pakai aja. Selain kebaya, gamis, juga ada jenis bridal yang selera internasional gituh. Ada juga baju-baju buat among tamu dan penjaga buku tamu.
Soal dekorasi, saya memang cocok sama model-model dekorasi vendor ini makanya saya pilih rias di vendor ini sekalian. hehe, biar ngirit pikiran. Lalu kenapa saya tidak pilih paket yang disediakna vendor ini? Karena menurut saya sementara ini memang belum perlu ambil paket. Ibuk saya apalagi, pengennya bisa milih satu-satu vendor apa yang mau dipakai. Yahahaha...
Semoga lancarrr deh semuanya!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Pengalaman Sunat atau Khitan Anak
Bismillahirrahmanirrahim, Kalau mau diberi judul rekomendasi sunat anak rasanya kurang pas juga karena saya baru pertama kali khitan anak ...
-
Sebenarnya pengalaman hamil dan melahirkan pertama kali sudah sekitar dua tahun lalu. Tapi nggak ada salahnya kan berbagi pengalaman dan in...
-
Bismillahirrahmanirrahim, Sampai juga ke part 3 untuk review dari semua persiapan dan hasil akhirnya. Kali ini saya akan bahas soal vendor...
-
Menemukan tulisan di notepad tahun 2009, tentang dia. kadang masih sulit dimengerti.. masih juga serin bertanya-tanya mengapa sampai sekar...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar