Tampilkan postingan dengan label Gedung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gedung. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Oktober 2015

Akhirnya Nikah Juga (Part 1): Undangan Nikah, Gedung, Dekorasi Manten


Ternyata postingan blog ini macet sampai persiapan doang trus lupa diri sampe sekarang. Mentang-mentang udah nikah kamu Fah..wkwkwk, maap yaa. Yaudah kalo gitu kita review hasil akhir dari persiapan yang menurut saya sih lumayan panjang yaa.

Undangan

Buat saya dan Kangmas maunya memang mau yang simpel tapi tetep unik. Saya sendiri kenapa memilih soft cover daripada hard cover karena alasan manfaat aja. Terkadang range harga untuk undangan hard cover lebih tinggi dari soft cover dan sayang kalau akhirnya undangan itu cuma berakhir tempat sampah. Jadi menurut saya mengingat fungsi undangan ya sekedar memberi informasi jadi saya pilih soft cover, walaupun harga soft cover di Gracia Invitation mungkin bisa untuk hard cover di vendor undangan lain tapi kan pasti tetep beda kualitasnya kan. Ya intinya saya tetep pengen undangan saya itu desainnya unik, simpel, mewakili kami, kualitasnya bagus, dan tetep murah biar ga mubazir (banyak maunya yes..haha)
Setelah melakukan survey dan menemukan vendor yang cocok, yakni Gracia Invitation, dimulailah rangkaian desain undangan yang menurut saya cukup menguras pikiran juga nih. Setelah deal untuk harga dan template dasar undangan kami harus menunggu lumayan lama karena antrian undangan di Gracia banyak. Untungnya saya melakukan order sejak jauh-jauh bulan biar ga kelabakan.
Setelah lempar-lemparan revisi desain via email, karena saya melakukan dari jarak jauh Jogja-Denpasar, akhirnya undangannya jadi juga.





Saya lupa-lupa inget harganya berapa, tapi cukup terjangkau dan sudah sepaket undangan, kartu buku tamu dan kartu ucapan terimakasih buat ditempel di suvenir.
Oya, untuk order undangan ini berarti hal yang harus fix sebelumnya adalah tanggal pernikahan dan juga tempatnya dong. Alhamdulillah karena sudah diurus jauh sebelumnya kedua hal tersebut sudah fix, ya paling nggak kita udah pesen lah sama pengurus KUA sama pengurus gedung kalo kita mau nikah tanggal segitu.

Gedung dan Dekorasi

Alhamdulillah karena Bapak bekerja di UMY, hal itu memudahkan kami dalam booking gedung. Jadi gedung yang fix kami pilih adalah Aula Ahmad Dahlan UMY di Jl. Lingkar Selatan, Kasihan, Bantul. Lokasinya ada di dalam kompleks kampus UMY dan ada di bawah Masjid AR Fakhruddin. Mengapa memilih gedung ini? Alasannya karena kami sudah familiar dengan UMY dan memudahkan dalam proses booking, parkir luas di dalam jadi nyaman buat tamunya, tempatnya luas dan lega karena semi terbuka, dan tentu saja jauh-jauh lebih murah dibandingkan Sportorium UMY (jelas bangetlah kalo ini, hahaha)
Untuk dekorasi karena sudah mantep memilih Singsing Decoration sebagai vendor, kami pilih model dekorasi minimalis, sebenernya saya kepengen yang model gebyok putih tapi Kangmas maunya minimalis karena dirasa lebih cocok sama tema kita yang Muslim Nasional, yasudah akhirnya pilihan jatuh ke model itu karena bagus juga kok. Alasan pilih Singsing? Karena pas di budget dan dekornya juga lumayan oke, selain itu pelayanannya Pak Sholeh (yang punya) juga ngepenakke. Oya, selain dekor gedung kami juga minta bantuan Singsing untuk dekor rumah saya karena hari Akad saya berbeda dengan resepsi dan dilakukan di rumah.
Tampak depan dekorasi Akad Nikah

Dekorasi waktu Akad Nikah di rumah
Dekorasi resepsi model minimalis di Aula Ahmad Dahlan UMY


Nah sementara itu dulu ya, review selanjutnya tentang rias pengantin dan suvenir. Sampai jumpa!

Jumat, 27 Juni 2014

Survey Gedung

Bismillahirrahmanirrahim,

Karena masih belum punya pengalaman, maka yang sering saya lakukan adalah browsing segala macam tentang persiapan pernikahan. Jadi kalo lagi boker trus kepikir abis itu langsung nyalaun laptop, kalo lagi tidur-tiduran langsung sarching di hape, kalo lagi nyuci ya ditinggalin nyucinya buat cari-cari info di google. Pokoknya di kepala terlintas pengen cari tau apa langsung saya cari ndak keburu lupa! hehehe.

Tapiii...gak semua hal bisa di-googling broooh, ada hal yang kita perlu tanya orang yang lebih tua atau yang udah ngalami langsung. Kangmas saya terutama sangat mendorong saya untuk bertanya ke temen-temen yang udah perngalaman. Meskipun saya sering ngeyel (maaf ya mas, hehe) tapi akhirnya saya lakukan juga kok. Kami berdua sama-sama cari tahu.

Karena kami sama-sama jauh dari Jogja, jadilah kesempatan kami untuk survey langsung sangat terbatas. Maka ketika saya pulang ke Jogja, saya manfaatkan hal itu untuk mencari tahu langsung. Nasib cuma sendiri, jadilah saya muterin Jogja dari ujung ke ujung. Hal pertama yang saya datangi adalah Aula Ahmad Dahlan yang direncanakan sebagai gedung walimah nanti. Meskipun sudah sering ke UMY tapi saya lupa-lupa ingat penampakan gedungnya seperti apa. Jadi pada kesempatan pertama, saya foto-foto gedungnya dan saya kirim ke Kangmas. Penilaian saya saat itu sih gedungnya lumayan luas, walaupun langit-langit betonnya menunjukkan kesan yang pendek tapi aslinya tinggi juga kok. Lalu di kesempatan kedua, saya coba untuk bisa ke kantornya langsung. Karena saya kurang tahu ke mana harus menghubungi pengurus gedung maka saya dateng langsung aja ke rektorat, setelah nanya Pak Satpam kemudian diarahkan ke gedung Sportorium karena ternyata soal penyewaannya jadi satu di Kantor Sportorium.





Nanya-nanya sebentar sama pengurusnya saya dikasih satu bendel kertas yang berisi tentang harga gedung, fasilitas, fasilitas lain apa saja yang dapat disewa, dan ketentuan-ketentuan lainnya. Ternyata beda lho sama yang ada di web. Jadi itu keuntungannya kalau tanya langsung. Di kantor itu juga ada banyak kartu-kartu nama sama pamflet tentang catering, dekor, dll kan lumayan bisa buat referensi. Setelah pulang dan ngobrol sama Bapak-Ibuk, kita mantepin tanggal dan minta tolong Bapak besoknya buat bookingin gedungnya. Alhamdulillah..

Pengalaman Sunat atau Khitan Anak

Bismillahirrahmanirrahim, Kalau mau diberi judul rekomendasi sunat anak rasanya kurang pas juga karena saya baru pertama kali khitan anak ...