Senin, 19 Oktober 2015

Akhirnya Nikah Juga (Part 3): Foto Video, Catering Pernikahan, Wedding Organizer

Bismillahirrahmanirrahim,

Sampai juga ke part 3 untuk review dari semua persiapan dan hasil akhirnya. Kali ini saya akan bahas soal vendor Foto, Catering dan Wedding Organizer.

Foto dan Video

Lagi-lagi karena beda hari akad, vendor foto untuk akad ini khusus saya dan Kangmas yang pilih karena untuk vendor foto resepsi ternyata sudah Bapak dan Ibuk yang pilihkan lebih dulu. Dan syukurnya dua-duanya enggak mengecewakan kok, pas sama situasi dan kondisinya. Untuk vendor foto akad, karena suasanya lebih ke sederhana, sakral dan kekeluargaan, maka pakai vendor AyokNikah ini sangat nyaman dan bersahabat. Dan kebetulan kok ya Jogja itu memang sempit, ternyata fotografernya temen SMA saudara saya juga. Kesan saya pakai vendor ini cukup memuaskan karena hasil foto dan juga albumnya bagus. Fotografer asik diajak berbagai macam gaya, sebaliknya juga mengarakan pose-pose yang bagus untuk difoto. Untuk kisaran harga sangat terjangkau kantong, enggak nyesel deh pokoknya.
Sedangkan untuk foto dan video resepsi ditangani oleh vendor Lima M yang udah jadi kenalan lama Bapak. Vendor ini cocok di resepsi saya karena memang mungkin jam terbangnya tinggi jadi cak cek buat ngambil foto di pelaminan. Dan yang lebih penting, selain kualitas oke..sekali lagi murah kok! :D
Foto Akad: 1 cuztomized hard cover album dan 1 cd foto

Foto Resepsi: 2 album foto, 1 cd foto dan 1 dvd video

Catering

Pemilihan catering ini sepenuhnya saya serahkan ke Ibuk saya karena percaya aja deh pilihannya bagus. Lagian kan kebanyakan tamu yang diundang itu ya keluarga dan kenalannya Bapak Ibuk, jadi pasti ada pertimbangan sendiri supaya ga mengecewakan para tamu. Dan lagi kalau soal biaya catering, saya serahin ke Ibuk deh..yang tahu ukuran budgetnya kan juga Ibuk. Heheheh.
Menu Buffet

Meja VIP

Kami sepakat pilih catering Nusantara yang alamatnya ada di Jalan Sisingamangaraja. Syukur Alhamdulillah testimoni teman-teman, kerabat dan keluarga soal makanannya SIP! walaupun saya sama Kangmas malah ga sempet makan. Makanya penyesalan satu-satunya dalam acara kami adalah, kami mantennya terlalu sibuk foto-foto sama menjamu teman sampai akhirnya ga makan padahal katanya makanannya enak-enak, hiks T_T

Wedding Organizer

Kenapa WO saya tulis terakhir? Karena memang WO ini belakangan memutuskannya. Waktu awal-awal persiapan saya memang sudah usul ke Ibuk buat pake WO aja karena anaknya ini kerjanya di sebrang pulau jadi ga bisa banyak bantu-bantu atau nganter-nganter survey, tapi kata Ibuk ga perlu, udah pengalaman bikin acara katanya. Yaudah lah ya. Eh begitu semua vendor udah kita pilih, Ibuk saya bilang mau pake Callalilly Wedding Organizer yang juga kenalannya di kantor, hadeeehh..maklum aja Ibuk galau masih pengalaman pertama mantu, wkwkwk.
Foto bareng tim Callalilly Wedding Organizer

Tapi keuntungan milih WO belakangan adalah dia cuma tinggal ngurusin acara dan koordinasi antar vendor aja, hal yang mungkin agak menguras pikiran kalau di-handle sendiri. Syukurnya vendor juga udah kita semua yang milih jadi udah sesuai keinginan kita banget. Gunanya pake WO ya dia yang ngurusin detail acara mulai dari rundown sampe flow acara dan orang-orangnya, dia juga yang ngecekin hal-hal yang mungkin buat keluarga kami ga kepikiran. Lewat vendor ini saya juga minta tolong cariin pengisi musik di acara resepsi, dan akhirnya kepilihlah band Jasmine yang dari hasil browsing emang inceran saya. Kebetulan band ini juga punya kenangan waktu saya dan Kangmas pertama kali nonton acara musik di JEC jaman kuliah dulu. Hihihi.


It's a wrap! pokoknya bersyukur banget semuanya udah berjalan lancar dan sesuai keinginan kita, ya walaupun dalam prosesnya banyak diskusi-diskusi yang melelahkan juga siiih, tapi wajarlah namanya juga acara bareng-bareng. Senengnya sampe beberapa waktu setelah nikah pun, tanggapan atau kesan dari saudara dan kerabat sangat positif jadi bikin kami yang punya acara jadi seneng. Katanya, acara kami rapih dan tertib..yuhuuu. Tapi yang paling penting dari kesemuanya adalah doa restu dari semuanya yang sudah membantu dan hadir di acara kami, semoga kehidupan pernikahan kami senantiasa selalu diberkahi Allah.

Akhirnya, semoga ulasan mengenai pernikahan saya dan Kangmas ini bisa bermanfaat untuk siapa saja yang mungkin juga sedang bingung dan cari-cari info tentang persiapan pernikahan. Semoga bermanfaat. Sampai jumpa di hari-hari spesial selanjutnya :)



Akhirnya Nikah Juga (Part 2): Rias Pengantin, Souvenir Pernikahan

Siap untuk postingan berikutnya? Hahahah. Kali ini saya mau bahas tentang hasil rias pengantin dan souvenir pernikahan saya.

Rias Pengantin

Lagi-lagi dari hasil survey terakhir, saya, Kangmas dan Ibuk setuju sama vendor rias pengantin Salon Pratiwi. Alasannya karena banyak teman dan kerabat yang pakai, itu berarti terpercaya, koleksinya lumayan lengkap, pelayanannya juga friendly, dan budget juga standar..paslah buat kantong saya dan keluarga, hasilnya juga bagus kok. Oya, karena akad dan resepsi saya beda hari, dan saya baru bilang kalau akad mau dirias dari Pratiwi juga agak mendadak, jadi yang nge-rias waktu akad bukan Bu Sandra langsung tetapi asistennya, hasilnya bagus juga..saya sukaaaa! Sedangkan untuk resepsi saya dirias sama Bu Sandranya langsung. Langsung hasilnya aja lah ya.
Rias Pengantin dan Ibu Akad Nikah di Rumah
Rias Pengantin Resepsi dan Sewa Bajunya
Rias Orangtua dan keluarga
Rias Penjaga Buku Tamu
Rias among tamu dan sewa baju untuk bapak-bapak

Alhamdulillah dari hasil kerjaannya Bu Sandra dan tim Salon Pratiwi kami puas. Jujur juga soal urusan rias saya juga hati-hati memilih, saya gamau terlalu menor, syukurnya hasilnya bagus bajunya juga. Dan yang buat saya menilai vendor ini bagus adalah karena Kangmas bilang saya cantik waktu akad sama resepsi, katanya sih Pas! Penilaian dari Kangmas emang yang paling penting, karena kalo dia ga suka ya bilang ga suka..kan bete seumur hidup kalo suami kita ga suka sama hasilnya. Heheheh.

Souvenir

Memilih souvenir buat saya itu penting. Oya, dari awal saya nggak ada posting survey-survey soal vendor souvenir ya? Iya karena pilihan kami udah langsung mantep ke PlungCreativo yang juga usaha dari temen SMA kami. Sebenernya survey juga dilakukan sebelum-sebelumnya tapi cuma lewat internet seperti jenis souvenir apa yang bagus, vendornya, range harganya dan lokasi.
Pemilihan jenis souvenir adalah yang manfaat, ga cuma sekedar ngasih suvenir tapi juga bisa dipake semua gender, unik dan murah (tetep). Makanya pilihan kami jatuh pada pouch yang bisa buat tempat handphone, uang, kosmetik, atau apa aja deh terserah yang make. Dan lagi pouch bikinannya PlungCreativo itu baguus..saya suka, Kangmas cocok, Ibuk saya juga setuju. Lokasinya juga di Jogja jadi ga perlu tambahan ongkos kirim karena dianter langsung sama vendornya ke rumah. Sedangkan untuk desainnya kami ada beberapa ide dan vendornya yang eksekusi. Harga? cocok banget lah dan sudah termasuk kemasan plastik dan masukin ucapan terimakasihnya.
Selain pouch, Bapak saya yang so sweet juga membuat buku kecil berisi nasehat pernikahan untuk kami anaknya. Tulisannya bagus banget, ya mungkin karena saya anaknya jadi ngena banget. Jadi begitu selesai dicetak, dijadikan satu sama pouchnya.
5 tema pouch, 1 buku nasehat, dan ucapan terimakasih

Kemasan akhir
Alhamdulillah lagi selain keluarga puas sama souvenirnya, temen-temen juga pada suka sampe di-post di Path pulaa..yeay! Senengnya itu karena temen-temen suka sama pouch dan bukunya katanya sampe bikin terharu dan nangis :)

Sekian dulu untuk reviewnya, next posting tentang vendor foto, catering dan wedding organizer. Be ready!




Akhirnya Nikah Juga (Part 1): Undangan Nikah, Gedung, Dekorasi Manten


Ternyata postingan blog ini macet sampai persiapan doang trus lupa diri sampe sekarang. Mentang-mentang udah nikah kamu Fah..wkwkwk, maap yaa. Yaudah kalo gitu kita review hasil akhir dari persiapan yang menurut saya sih lumayan panjang yaa.

Undangan

Buat saya dan Kangmas maunya memang mau yang simpel tapi tetep unik. Saya sendiri kenapa memilih soft cover daripada hard cover karena alasan manfaat aja. Terkadang range harga untuk undangan hard cover lebih tinggi dari soft cover dan sayang kalau akhirnya undangan itu cuma berakhir tempat sampah. Jadi menurut saya mengingat fungsi undangan ya sekedar memberi informasi jadi saya pilih soft cover, walaupun harga soft cover di Gracia Invitation mungkin bisa untuk hard cover di vendor undangan lain tapi kan pasti tetep beda kualitasnya kan. Ya intinya saya tetep pengen undangan saya itu desainnya unik, simpel, mewakili kami, kualitasnya bagus, dan tetep murah biar ga mubazir (banyak maunya yes..haha)
Setelah melakukan survey dan menemukan vendor yang cocok, yakni Gracia Invitation, dimulailah rangkaian desain undangan yang menurut saya cukup menguras pikiran juga nih. Setelah deal untuk harga dan template dasar undangan kami harus menunggu lumayan lama karena antrian undangan di Gracia banyak. Untungnya saya melakukan order sejak jauh-jauh bulan biar ga kelabakan.
Setelah lempar-lemparan revisi desain via email, karena saya melakukan dari jarak jauh Jogja-Denpasar, akhirnya undangannya jadi juga.





Saya lupa-lupa inget harganya berapa, tapi cukup terjangkau dan sudah sepaket undangan, kartu buku tamu dan kartu ucapan terimakasih buat ditempel di suvenir.
Oya, untuk order undangan ini berarti hal yang harus fix sebelumnya adalah tanggal pernikahan dan juga tempatnya dong. Alhamdulillah karena sudah diurus jauh sebelumnya kedua hal tersebut sudah fix, ya paling nggak kita udah pesen lah sama pengurus KUA sama pengurus gedung kalo kita mau nikah tanggal segitu.

Gedung dan Dekorasi

Alhamdulillah karena Bapak bekerja di UMY, hal itu memudahkan kami dalam booking gedung. Jadi gedung yang fix kami pilih adalah Aula Ahmad Dahlan UMY di Jl. Lingkar Selatan, Kasihan, Bantul. Lokasinya ada di dalam kompleks kampus UMY dan ada di bawah Masjid AR Fakhruddin. Mengapa memilih gedung ini? Alasannya karena kami sudah familiar dengan UMY dan memudahkan dalam proses booking, parkir luas di dalam jadi nyaman buat tamunya, tempatnya luas dan lega karena semi terbuka, dan tentu saja jauh-jauh lebih murah dibandingkan Sportorium UMY (jelas bangetlah kalo ini, hahaha)
Untuk dekorasi karena sudah mantep memilih Singsing Decoration sebagai vendor, kami pilih model dekorasi minimalis, sebenernya saya kepengen yang model gebyok putih tapi Kangmas maunya minimalis karena dirasa lebih cocok sama tema kita yang Muslim Nasional, yasudah akhirnya pilihan jatuh ke model itu karena bagus juga kok. Alasan pilih Singsing? Karena pas di budget dan dekornya juga lumayan oke, selain itu pelayanannya Pak Sholeh (yang punya) juga ngepenakke. Oya, selain dekor gedung kami juga minta bantuan Singsing untuk dekor rumah saya karena hari Akad saya berbeda dengan resepsi dan dilakukan di rumah.
Tampak depan dekorasi Akad Nikah

Dekorasi waktu Akad Nikah di rumah
Dekorasi resepsi model minimalis di Aula Ahmad Dahlan UMY


Nah sementara itu dulu ya, review selanjutnya tentang rias pengantin dan suvenir. Sampai jumpa!

Pengalaman Sunat atau Khitan Anak

Bismillahirrahmanirrahim, Kalau mau diberi judul rekomendasi sunat anak rasanya kurang pas juga karena saya baru pertama kali khitan anak ...