Sebenarnya yang ingin saya bagi di blog ini adalah hal yang senang-senang saja. Namun pada kenyataannya dalam perjalanan menuju kebahagiaan sekalipun kita masih menemui hal-hal yang membuat kita kurang nyaman. Menikah adalah tujuan yang kita niatkan sebagai ibadah, oleh karena itu seorang teman bernasihat, karena namanya ibadah pasti akan ada setan yang suka mengganggu niat baik kita itu. Jadi kencangkanlah doa dan tambahlah waktu untuk shalat di sepertiga malam terakhir. Hanya, ternyata setan dalam diri saya inilah yang seringkali membuat rasa malas ini menjengkelkan juga. Saya akui saya masih lemah.
Di sisi lain, hubungan saya dengan Kangmas sih insyaallah baik-baik saja. Namun kami masih sering terlibat berantem-berantem kecil. Ketika pembicaraan agak mulai berat maka mulailah timbul perdebatan. Mungkin saja saya banyak kekurangannya, mungkin saya yang kurang memenuhi kriteria cara berpikir yang baik, mungkin saya belum memenuhi standar kelayakan calon istri yang dia tetapkan. Saya dengan senang hati belajar, dengan senang hati mengikuti apa yang menurutnya baik. Saya menghormatinya karena saya percaya dia. Tetapi terkadang saya juga tidak tahu mengapa saya selalu kurang tepat.
Saya mengenalnya lama, meski saya tahu itu tak menjamin apa-apa. Saya menghormati dan menyayanginya. Dan saya percaya bahwa dia adalah laki-laki yang terbaik untuk saya dari Allah. Saya meyakini bahwa hidup yang berat nanti, ujian-ujian hidup yang saya alami nanti, serta di antara keputusan-keputusan penting nanti akan ada dia yang menopang saya, menjadi kepala saya saat saya tak bisa berpikir. Saya percaya bahwa dia akan selalu merangkulkan tangannya. Saya percaya bahwa ia akan menunjukkan ke mana saya harus berjalan.
Saya tahu hidup tak akan mudah. Saya tak ingin menuntut banyak darinya.
Saya percaya. Cukup itu jawaban mengapa saya bersedia untuk menikah dengannya.
Langganan:
Komentar (Atom)
Pengalaman Sunat atau Khitan Anak
Bismillahirrahmanirrahim, Kalau mau diberi judul rekomendasi sunat anak rasanya kurang pas juga karena saya baru pertama kali khitan anak ...
-
Sebenarnya pengalaman hamil dan melahirkan pertama kali sudah sekitar dua tahun lalu. Tapi nggak ada salahnya kan berbagi pengalaman dan in...
-
Bismillahirrahmanirrahim, Sampai juga ke part 3 untuk review dari semua persiapan dan hasil akhirnya. Kali ini saya akan bahas soal vendor...
-
Bismillahirrahmanirrahim, Di tengah hiruk pikuk dan ke-hampirngambek-an saya ngurusin persiapan pernikahan ini saya semacam dapet nasehat ...